Life Experience - iLearning - Business

Sebuah Perjalanan Engineer

Site Pertambangan Nikel di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah - Indonesia

RANGERS NETWORK

Melayani Pembangunan Jaringan Internet Melalui Media VSAT Satelit KU-Band

velocePATnet

Sudah Menjangkau lebih dari 100 Rumah di Lingkungan Perumahan Pinang Griya Permai dan Sekitarnya

Pekalongan

Kampung Halaman yang Selalu dirindukan


Our Future

Home Sweet Home

L24

Thursday, September 20, 2018

Teknologi VSAT

Abstrak
Teknologi VSAT merupakan teknologi telekomunikasi yang memanfaatkan satelit. VSAT atau Very Small Aperture Terminal adalah teknologi sistem komunikasi satelit  yang mempunyai stasiun bumi dengan antena relatif kecil (0,6 – 2,4) meter, mudah dipindahkan, dan mudah diinstalasi.
Sistem komunikasi VSAT dalam kehidupan zaman sekarang ini sangat berkembang pesat diantaranya dalam dunia telekomunikasi terutama dunia pendidikan, usaha, perbankan yang membutuhkan komunikasi cepat dan lancar dan tidak terhalang permasalahan jarak, dalam komunikasi VSAT bukan sesuatu hal  yang  baru lagi,    namum sistem komunikasi VSAT masih belum maksimal dikarenakan faktor frekuensi antar terminal antena ke stasiun VSAT dikarenakan faktor cuaca atau pun kondisi perubahan frekuensi.
Sebuah penyediaan layanan internet (Internet Service Provider) tentu ingin memberikan layanan kepada pelanggan agar mendapatkan pelayanan dengan cepat, tangguh, efisien serta biaya yang terjangkau. Saat ini VSAT sudah mulai digunakan sebagai terobosan baru untuk memecahkan masalah kekurangan bandwidth pada local loop.

Kata Kunci: VSAT, Satelit, Internet, Teknologi, Komunikasi




Pendahuluan
Teknologi informasi saat ini berkembang sangat cepat, banyak terjadi penemuan – penemuan teknologi yang baru, baik dari segi hardware, software, maupun media untuk transmisinya. Sistem komunikasi jarak jauh yang menggunakan kabel biasanya terkendala ketika ada perubahan lokasi karena perlu dilakukan untuk membuat sistem jaringan yang baru disamping ada masalah kelambatan pertukaran data. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut layak menggunakan media satelit.
VSAT merupakan jaringan atau sistem komunikasi satelit yang terdiri dari sejumlah stasiun remote, dengan menggunakan antena parabola berdiameter kecil dan transponder satelit sebagai pengulang (repeater) dengan didukung peralatan yang ada pada stasiun dan sebuah stasiun bumi utama. Sistem komunikasi ini  sudah banyak digunakan sebagai jaringan utama untuk transmisi data dan sebagai cadangan ketika jaringan utama mengalami kerusakan.
Dengan adanya jaringan cadangan ini diharapkan kebutuhan perusahaan menjadi terpenuhi.
Dengan adanya tulisan ini, penulis berharap wawasan tentang media transmisi yang kebanyakan orang tahu hanya yang berupa fisik kabel, baik tembaga ataupun fiber optik, bisa menjadikannya lebih luas lagi dan hampir tidak ada penghalang jarak untuk bisa mengaplikasikan teknologi informasi di pelosok-pelosok negeri Indonesia khususnya.








Pembahasan
VSAT bekerja melalui perantara sebuah stasiun bumi HUB yang mempunyai ukuran fisik dan diameter antena  yang lebih besar daripada stasiun bumi pelanggannya. Sistem VSAT ini mampu mencakup daerah yang sangat luas dalam pelayanan informasi dan komunikasi dua arah. Sistem VSAT memiliki keuntungan yang lebih baik dibandingkan dengan sistem komunikasi melalui jaringan teresterial.
A.    Sistem VSAT
Teknologi VSAT memanfaatkan sistem satelit komunikasi geostasioner. Di Indonesia menggunakan satelit Palapa yang bekerja pada pita frekuensi C yaitu 3,7- 4,2 GHz untuk frekuensi downlink  dan 5,925 GHz untuk frekuensi uplink . Satelit tersebut memiliki 24 transponder, 12 transponder berpolarisasi vertikal, dan 12 transponder 36 MHz. Gambar 2.1 berikut ini menunjukkan konfigurasi fisik sistem VSAT.




      Pada ruas bumi terdiri dari beberapa sub-sistem antara lain:
Ø  Stasiun pengendali utama (master control station) atau disebut stasiun HUB (HUB remote). Stasiun pengendali utama dihubungkan dengan host processor. Berfungsi sebagai penghubung antar stasiun antar stasiun bumi menerima data dari stasiun bumi dan memancarkan kembali data tersebut ke stasiun tujuan.
Ø  Stasiun bumi pelanggan (remote   stasiun). Stasiun bumi inilah yang menggunakan teknologi VSAT dan dalam keadaan diam, karena pengarahan antena VSAT terhadap satelit bersifat tetap.
Ø  Host processor adalah main prosesor atau sistem komputer        yang merupakan komponen paling penting dalam jaringan VSAT. Fungsi host processor adalah untuk melakukan pengaturan jalannya informasi, pemakaian dan pengelolaan hubungan, pusat pengolahan data dan pengontrolan hubungan komunikasi antara terminal VSAT yang satu dengan lainnya.
Ø  Indooor/Outdoor Unit  berfungsi untuk untuk mengontrol dan sebagai tempat masuk dan keluarnya informasi yang dikirimkan.
Ø  Front End Processor (FEP) berfungsi untuik melayani semua  komunikasi dan pengolahan informasi sebelum dikirimkan pada komputer utama.

B.     Konfigurasi Jaringan VSAT
Konfigurasi jaringan sistem VSAT berbentuk bintang, stasiun pengendali utama sebagai HUB melayani seluruh pelanggan. Jadi data dari stasiun bumi dikumpuilkan pada titik pusat (stasiun pengendali utama) dan kemudian dikirim ke alamat tujuan. Gambar 3.1 berikut ini menggambarkan konfigurasi jaringan VSAT.
Jalur hubung keluar dari stasiun pengendali utama ke stasiun-stasiun bumi pelanggan disebut outbond/outlink. Sedangkan jalur hubung keluar dari stasiun-stasiun bumi ke stasiun pengendali utama (HUB) disebut inbound/returnlink.

Komunikasi dari stasiun bumi ke stasiun pengendali utama disebut komunikasi single hop, sedangkan komunikasi dari stasiun bumi ke stasiun pengendali utama, kemudian ditransmisikan lagi ke stasiun bumi tujuan disebut komunikasi double hop.

 
  

C.     Penempatan Frekuensi
Penggunaan spektrum frekuensi diatur oleh ITU (Internasional Telecommunication Union) dan CCIR (Commite Communication International Radio), satelit Palapa beroperasi pada lokasi frekuensi C- Band. Frekuensi yang dipakai yaitu:
Ø  Frekuensi uplink dari 5,925 GHz sampai 6,425 GHz.
Ø  Frekuensi downlink dari 3,7 GHz sampai 4,2 GHz.
Lebar pita frekuensi total dibagi menjadi beberapa pita frekuensi yang lebih kecil dengan lebar 36 MHz, disebut Transponder. Transponder berfungsi sebagai penerima sinyal dari stasiun bumi pemancar, memperkuat sinyal tersebut, lalu memancarkan sinyal kembali ke stasiun bumi penerima.  


D.    Teknik Modulasi
Modulasi adalah proses pengubahan sinyal informasi sinyal atau ditumpangkan pada gelombang pembawa (carier) untuk disampaikan ke tempat tujuan. Dalam sistem komunikasi data ada dua macam teknik modulasi, yaitu:
Ø  Modulasi analog, terdiri dari:
o   Modulasi Amplitudo
o   Modulasi Frekuensi
o   Modulasi Fasa
Ø  Modulasi digital, terdiri dari:
o   ASK (Amplitudo Shift Keying)
o   FSK (Frekuensi Shift Keying)
o   PSK (Phase Shift Keying)


E.     Teknik Multiple Access
Teknik multiple acces adalah suatu sistem yang dirancang untuk dapat melayani pelanggan dengan cara saling membagi akses ke pelanggan.Tujuan utama penggunaan sistem multiple akses adalah untuk memberikan pemanfaatan kanal yang lebih efisien, sehingga jumlah pelanggan yang dapat mengakses kanal tunggal menjadi lebih banyak.
Teknik Multiple akses dapat dibedakan menjadi tiga teknik:
Ø  FDMA (Frequency Division Multiple Acces)
Ø  TDMA (Time Division Multiple Acces)
Ø  CDMA (Code Division Multiple Acces)


F.      Komunikasi Dengan Hubungan Satelit
Hubungan Uplink antara stasiun bumi dengan satelit dan hubungan  downlink dari satelit ke stasiun bumi menentukan kualitas transmisi komunikasi satelit. Gambar 7.1 berikut ini menggambarkan hubungan yang terjadi dan parameter yang mempengaruhi hubungan satelit secara Uplink dan downlink. Adapun beberapa parameter yang mempengaruhi hubungan satelit, antara lain:
Ø  EIRP (Efektif  Isotropically Radiated Power)
Ø  Gain Antena
Ø  Perbandingan Daya Sinyal Pembawa Terhadap Daya Derau (C/N)
Ø  Flux Density
Ø  Noise Temperatur
Ø  Perbandingan Gain Antena Penerima (Gr) terhadap Temperatur   Noise (Tsys)

Penutup
VSAT adalah suatu teknologi komunikasi yang menggunakan gelombang radio dalam transmisi datanya. Dan menggunakan gelombang radio dua arah (RF). Hal tersebut membuat VSAT efisien serta cukup memadai dalam penggunaan bandwitdhnya. Dan memiliki peran yang cukup besar didalam sistem komunikasi di era saat ini. Komunikasi menggunakan VSAT, cuaca sangat mempengaruhi jalannya komunikasi data.

Referensi
sigitkus.lecture.ub.ac.id/?p=1677
intantriwidyawati.blog.st3telkom.ac.id/2016/06/07/makalah-sistem-komunikasi-satelit/
ilmuteknologyindustri.blogspot.com/2017/03/dasar-komunikasi-satelit-dan-prinsip.html
scribd.com/doc/49068983/makalah-VSAT
id.wikipedia.org/wiki/VSAT

Biografi
Nama saya Rizky Yugho Saputra, biasa dipanggil Rizky atau Yugho. Kegiatan sehari-hari saya masih bekerja di sebuah perusahaan manufacturing yang memproduksi bahan bangunan seperti : besi, baja, baja ringan, gypsum, dan aksesoris lainnya. Tempat saya bekerja di daerah Jatiuwung, Kota Tangerang. Saya juga tengah melanjutkan pendidikan di sebuah Perguruan Tinggi dengan mengambil jurusan Teknik Informatika dengan konsentrasi Software Engineering. Dan juga menjalani bisnis pengadaan jasa internet via wireless dan juga VSAT Satelit. Untuk kontak saya bisa di 0813 980 45 910 (Telp, SMS, WA) atau di akun medsos saya, rizkyugho (FB, Twitter, Instagram).
Share:

velocePATnet

velocePATnet